Jakarta (19/03) – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Administrasi Jakarta Pusat gelar Silaturrahim Ulama dan Umaro se-Jakarta Pusat.

Acara berlangsung di Masjid Al Hikmah Sawah Besar, Jakarta Pusat. Acara digelar diwaktu Duha. Berbagai Ulama hadir di acara tersebut. Para ulama yang hadir diantaranya Ketua Umum MUI Provinsi DKI Jakarta KH. Munahar Muchtar, Sekretaris Umum MUI DKI Jakarta KH. Yusuf Aman, Penasihat MUI Jakarta Pusat KH. Ibrahim Karim, Ketua Umum MUI Kota Jakarta Pusat KH. Robi Fadil Muhammad, serta Para Ketua MUI Kecamatan dan pengurus MUI Kecamatan se-Jakarta Pusat.
Turut Hadir para pimpinan Ormas Islam diantaranya PCNU, Muhammadiyah, Persis dan Juga LDII. Selain para ulama turut hadir pula Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Anton, Kodim 0501 Jakarta Pusat, dan juga walikota Jakarta Pusat Dany Sukma.

Dalam sambutannya Ketua umum MUI Jakarta Pusat menjelaskan acara ini bertujuan sebagai silaturrahim antara ulama dan umaro dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H, agar semua element masyarakat bisa menjaga keamanan dan ketertiban sehingga suasana Ramadhan tetap sejuk dan damai. Menurut Robi Fadil saat ini terjadi degradasi akhlak di kalangan remaja. Maka MUI meminta kepada ulama dan umaro bekerja sama dalam memperbaiki akhlak remaja di berbagai kalangan dengan berdakwah yang dipelopori oleh para santri dan ulama yang masih muda.
Sementara itu Walikota Jakarta Pusat, Dany Sukma menjelaskan bahwa dalam menyambut bulan suci Ramadhan agar masyarakat tetap menjaga ketertiban umum, dan bagi umat Islam agar memperbanyak ibadah, karena Al Quran yang dibaca perlu dipahami isinya apakah itu larangan atau perintah, diambil analisa baru bisa diterjemahkan dalam praktek beribadah. Beda dengan membuat skripsi, kalo skripsi itu ada kasus lalu dikaji kemudian diambil kesimpulan. Maka untuk menjadi pribadi yang beriman perlu dipahami isi dari Al Quran.
Sejalan dengan Walikota Jakarta Pusat, Ketua Umum MUI DKI Jakarta, meminta kepada masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, agar membuat spanduk yang di dalamnya tertera logo DKI, logo Polri, logo TNI, logo MUI dan logo Ormas Islam.
Dalam tausyiahnya KH. Munahar Muchtar menyampaikan bahwa kita sebagai manusia harus berfikir dan mempersiapkan diri untuk kehidupan di akhirat yaitu dengan memperbanyak ibadah, sesuai perintah-Nya bahwa manusia di dunia ini semata-mata adalah untuk beribadah, maka di bulan Ramadhan 1444 H MUI meminta umat Islam untuk lebih banyak beribadah. Selain itu agar tempat tempat hiburan malam supaya ditutup sementara untuk menghormati bulan yang suci ini.
Sukarjan selaku Sekretaris DPD LDII Kota Jakarta Pusat yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan, LDII sejalan dengan permintaan MUI dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan akan memasang spanduk yang berisikan himbauan menjaga ketertiban umum dalam masyarakat, serta mengisi ramadhan dengan berbagai kegiatan ibadah yaitu meraih 5 sukses dalam Ramadhan (Sukses Puasa, Sukses Tarawih, Sukses Tadarus Al Quran, Sukses Lailatul Qodar, dan Sukses Zakat Fitrah).
(Roy)





