Jakarta (24/3). Berlokasi di Masjid Annafiu, Cempaka Putih, KH. Robi Fadil Muhammad hadir untuk mengisi tausyiah Lailatul Qodar. Acara yang bertajuk Safari Ramadan 1445H yang dadakan LDII dengan mengundang para ulama untuk hadir dan mengisi tausyiah selama bulan Ramadan.
Ketua LDII Jakarta Pusat, Purwanto Hadi menyambut baik kedatangan KH Robi yang memang selama ini juga bersama-sama berkontribusi dalam kepengurusan MUI Jakarta Pusat.

Sebelum tausyiah dimulai, Ketua Umum MUI Jakarta Pusat yang sekaligus menjadi Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kakanwil Kemenag Prov DKI Jakarta menyatakan apresiasinya atas kerja sama LDII dengan Kemenag terutama mengenai Rukyatul Hilal dalam penentuan 1 Ramadan tahun ini. Ada beberapa lokasi di Jakarta, dan yang menarik adalah pertama kali melakukan Rukyatul Hilal dari Monumen Nasional untuk tahun ini.
Ia juga menyikapi kondisi belakangan ini, KH Robi memberikan nasihat bahwa beruntungnya umat Islam menemui Ramadan dan bisa itikaf Lailatul Qodar tahun ini. “Arwah yang meninggal sebelum kita, mempunyai permintaan untuk keluar dari kuburnya untuk 1 detik menikmati bulan Ramadan. Mereka menyesal karenapernah menyia-nyiakan Ramadann selama hidupnya.” ucapnya.
Menurutnya salah satu yang akan menyusahkan di akhirat nanti adalah tamak akan materi keduniaan. Sehingga diperlukan untuk selalu bersifat Qonaah. “Kita meminta untuk diberikan kecukupan. Karean banyak orang yang kaya tetapi tidak merasa cukup.” Ia juga menambahkan Ramadan kali ini menjadi bulan untuk menambah ibadah. “Ramadan adalah bulan yang istimewa bagi umat Rasulullah SAW,” pungkasnya.
LDII Jakarta Pusat selama Ramadan terus berlomba untuk memberikan kontribusinya. Mulai awal Ramadan, Warga LDII Jakpus memberikan santunan kepada Dhuafa. Selain akhir Ramadan dilakukan pemberian zakat fitrah kepada Mustahiq. Kemudian dilakukannya di PC LDII penjualan sembako murah. “LDII Jakarta Pusat melakukan penjualan sembako senilai 200 ribu dengan harga 50 ribu.” jelasnya.
Warga LDII memiliki target 5 sukses Ramadan, yaitu sukses puasa, tarawih, tadarus Alquran, Lailatul Qodar dan Zakat fitrah. Pemaksimalan ibadah untuk memanfaatkan momen istimewa selama Ramadan.









