Jakarta (15/02) – Dalam kunjungan silaturahim PC LDII Tanah Abang ke PC Muhammadyah Tanah Abang 1, kedua Ketua masing-masing M. Rofiq Sujarwanto Ketua PC LDII dan Yusuf Maulana Ketua PC Muhammadyah membicarakan salah satu topik yang menjadi perhatian bersama tentang menjaga generasi muda saat ini, yaitu generasi penerus bangsa, di Sekretariat PC Muhammadyah Tanah Abang 1, Jl. KH. Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin siang (02/02/2026).

Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat termasuk wilayah yang cukup banyak mendapat perhatian untuk warga Jakarta. Baik aktif sebagai pusat perdagangan, wilayah yang dekat dengan pusat penerintahan serta multidimensi akan kehidupan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat setempat. Ditambah era keterbukaan informasi lewat internet, menambah faktor yang dapat mempengaruhi perilaku warga masyarakatnya terutama anak-anak muda.

Yusuf Maulana yang selama ini juga aktif sebagai Komandan KOKAM [Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadyah] Jakarta Pusat, cukup mengenal tentang permasalahan anak-anak muda yang menjadi generasi penerus bangsa. “Beberapa tahun ke belakang sebelum Pandemi Covid-19, masih suka terlihat tawuran antar pelajar di sekitaran Tanah Abang. Sehingga kadang kala sulit untuk menghentikannya hingga harus lapor ke pihak yang berwenang”, kenangnya.

“Seharusnya cara pencegahan yang efektif dan baik memang melalui pendekatan kegiatan keagamaan, dituntun untuk rajin beribadah agar tumbuh akhlak yang baik dan tidak mau lagi melakukan hal-hal yang menjadikan mudharat bagi orang lain”, tegasnya. Senada dengan hal itu M. Rofiq Sujarwanto juga sepakat, disampaikannya bahwa,”Di dalam LDII untuk membentuk karakter generasi penerus diterapkan sebuah program yang disebut dengan 29 Karakter Luhur LDII, yang itu semua bersumber dari Qur’an dan Hadits. Bahkan dalam penerapannya tidak hanya untuk remaja/muda-mudi tetapi juga bisa dimulai dari usia dini, dewasa hingga lansia”, pungkasnya.

Di akhir pertemuan silaturahim, keduanya saling memberikan sebuah majalah cetakan masing-masing organisasinya. LDII memberikan Majalan Nuansa Persada Edisi Januari 2026, sedangkan Muhammadyah memberikan Majalah Tabligh Edisi Januari 2026. Pertemuan ini diharapkan sebagai contoh sinergi dan menjadi bentuk kerjasama yang selalu terjalin demi kepentingan serta kemaslahatan umat.[mufiqs]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here