Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Indonesia (PC LDII Senen) berkolaborasi dengan Yayasan Al-Firdaus Senen Jakarta melalui Taman Pendidikan Al-Quran Al-Firdaus Senen Jakarta (TPQ Al-Firdaus) memiliki program pembinaan generasi penerus (generus). Hal tersebut sebagai salah satu upaya LDII Senen untuk mencetak SDM unggul yang profesional dan religius. Pembinaan generus dikategorikan menjadi beberapa level, yaitu usia dini (ceberawit), pra-remaja, remaja, dan pra-nikah.
Pada momentum hari raya Idul Adha 1444 H pengurus PC LDII Senen dan jajaran pengurus TPQ Al-Firdaus mengundang para caberawit beserta orang tua untuk makan bersama. Kegiatan tersebut merupakan puncak rangkaian edukasi bertema Idul Adha yang telah disampaikan di kelas oleh para Mubaligh dan Mubalighot. Pada kesempatan tersebut, disampaikan kembali sejarah Idul Adha beserta hikmah-hikmahnya, serta relevansinya dengan kehidupan masyarakat saat ini seperti saling berbagi dan kebersamaan. “Kami berharap para caberawit mengerti dan memahami hikmah Idul Adha yang sarat makna sejak dini dan tidak menganggapnya hanya sebagai seremoni belaka, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneladani ketaqwaan dan keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah SWT”, terang H. Arie Saputra selaku Ketua PC LDII Senen.
Selain itu, kesempatan tersebut juga dimanfaatan sebagai forum berbagi pengetahuan (sharing knowledge) dan praktik baik (best practice) antara orang tua dan pengurus TPQ Al-Firdaus. Komunikasi dua arah tersebut diharapkan menghasilkan formula terbaik untuk menciptakan suasana kegiatan belajar mengajar yang kondusif sesuai karakteristik setempat untuk melahirkan SDM unggul yang profesional dan religius sebagaimana yang telah dicita-citakan dalam Tri Sukses Generus, yaitu Generus yang alim dan faqih, berakhlaqul karimah, serta mandiri. “Kami senang sebagai orang tua didengarkan dan diajak komunikasi, dengan forum ini kami dapat saling belajar dengan sesama orang tua dan membangun komunikasi dengan para dewan guru”, ujar Ibu Maimunah selaku salah satu orang tua.







