Jakarta (27/4). Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat helat acara Silaturahmi Pemerintah Daerah dengan Pemuka Agama & Organisasi Kemasyarakatan, pada Senin (27/4). Acara ini berlangsung di Gedung Serba Guna, Walikota Jakarta Pusat, yang dihadiri ratusan tokoh agama.

Agenda ini sangat efektif membangkitkan semangat para pemuka agama serta ormas, memperkuat sinergi sektor keagamaan dan sosial guna menjaga stabilitas kedamaian di tengah masyarakat.

DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Pusat menghadiri undangan Pemerintah Kota Jakarta Pusat. Kehadiran ini mempertegas hubungan positif yang selama ini terjalin erat antara LDII dengan ormas lain serta pemerintah daerah.

Kepala Kesbangpol Jakarta Pusat, RD. Sony Triwibawa, memberikan apresiasi tinggi terhadap kondisi toleransi di wilayahnya. Namun, ia juga menitipkan pesan krusial terkait isu lingkungan.

“Terkait kerukunan antarumat beragama di Jakarta Pusat, kami memandangnya sudah sangat baik. Selain itu, kami menitip pesan kepada para tokoh agama yang hadir agar memberikan wawasan kepada warga untuk menjaga kebersihan, terutama dalam membuang sampah. Volume sampah di Jakarta terus bertumpuk setiap hari, sementara lahan pembuangan semakin terbatas,” ujar Sony.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Jakarta Pusat, KH. Robi Fadil, memaparkan materi mengenai pembangunan sinergi pasca Idulfitri. Ia menekankan bahwa inti dari Idulfitri adalah keikhlasan dan kemampuan untuk memaafkan.

“Aktualisasinya adalah membuang kebencian, membersihkan hati, dan membuka diri untuk berdamai dengan orang lain. Dengan begitu, masyarakat akan jauh lebih harmonis dan damai,” tegas KH. Robi.

Sementara itu, Kasubag TU Kankemenag Jakarta Pusat, Eka Syamsudin, menekankan bahwa kerukunan tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus dipupuk melalui interaksi berkelanjutan antara pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.

“Kami mendorong adanya interaksi yang lebih intens, baik dalam forum formal maupun informal. Tokoh agama adalah pilar utama dalam membina umat secara kolaboratif guna meminimalisir potensi gesekan sosial,” ujar Eka di hadapan ratusan pemuka agama.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Pusat. Ketua DPD LDII Jakarta Pusat, Aris Triarso, menyatakan apresiasinya atas langkah Pemkot yang terus merangkul berbagai elemen masyarakat.

“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan Pemkot Jakarta Pusat yang telah menggandeng LDII untuk terus bersinergi dan membina umat. Dukungan pemerintah merupakan energi positif bagi kami untuk terus berkontribusi,” ungkap Aris.

Aris menegaskan bahwa LDII berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam program pembinaan karakter dan mental spiritual yang sejalan dengan visi pembangunan kota. “Insyaallah kami akan selalu berkomunikasi dan menjalankan tugas membantu pemerintah dalam membina umat,” pungkasnya.

Sebagai langkah keberlanjutan, Kankemenag Jakarta Pusat berencana memperkuat sistem apresiasi bagi para penggerak kerukunan. Hal ini diharapkan mampu memotivasi para tokoh agama untuk terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Jakarta Pusat yang sejuk, bersih, dan toleran. [BP/ANR]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here