Jakarta (14/6). Biro Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPW LDII Jakarta menggelar Master Course LINES LDII bagi generasi muda se-Jakarta.
Acara yang digelar pada Minggu (14/6) bertujuan mengajak generasi muda bijak media sosial sekaligus berkompeten di bidang media.

Wakil Ketua DPW LDII DKI Jakarta, Muhammad Ied mengatakan, acara itu juga untuk meningkatkan algoritma mengenai kinerja LDII sekaligus menggandeng generasi muda yang kompeten. “Ini menjadi rangkaian kegiatan yang nantinya generasi muda diharapkan meningkatkan kemampuan digital sekaligus berkolaborasi,” kata dia.
Senada dengan hal itu, Plh Sekretaris DPW LDII DKI Jakarta, Inu Subakto mengatakan perkembangan media sosial dan media baru, mempengaruhi cara komunikasi dan beribadah. “Hampir semua orang memiliki akun media sosial, karena itu LDII juga gencar melakukan media sosial yang sehat,” kata dia.

Inu juga mengatakan, bebasnya informasi secara global itu juga tentunya mempengaruhi cara LDII berdakwah dengan memanfaatkan media sosial.
“Kita perlu bermain di media sosial agar menciptakan dakwah media sosial yang sehat,” kata dia. Karena itu LDII DKI berharap generasi muda mengerti serta memahami bagaimana bijak bermedia sosial sembari tetap dalam koridor agama.
“Media sosial oke, asal tahu waktu, aturan, dan batasan,” kata Inu melanjutkan.
Generasi muda LDII di tingkat PC, PAC kata Inu, bebas berkreasi lewat media sosial tapi tidak menyinggung SARA (suku, agama, ras) dan tetap berbahasa sesuai petunjuk organisasi.
“Kami berharap bisa memberikan insight kepada peserta untuk aktif bermedia sosial. Juga mengenal LDII terutama, yang bukan hanya berpolitik. Tapi anak muda juga bisa berkarya disana,” kata dia.


Inu juga mengingatkan, etika harus tetap dipegang teguh. Selain itu, peserta yang hadir perlu menyebarkan awareness tersebut kepada generasi muda lainnya sehingga berdampak luas dan kontribusi LDII semakin baik.





