Jakarta (14/6). Ketua DPP LDII Rully Kuswahyudi mengatakan, organisasi perlu melibatkan pemuda di banyak kegiatan untuk publikasi dan media. Itu adalah investasi berkarya bagi generasi muda dan masa depan nantinya.

Hal itu disampaikan di hadapan 50 peserta Master Course LINES LDII – Awareness Session yang digelar DPW LDII DKI Jakarta pada Minggu (14/6). Acara itu menjadi wadah generasi muda melatih kompetensi dalam komunikasi dan literasi digital sekaligus membangun kolaborasi antarpemuda.

Rully mengatakan, LDII sejak 2009 telah meluncurkan Gerakan Internet Sehat. Hal itu untuk mempublikasikan kegiatan LDII sekaligus meningkatkan profiling indeks google. “Orang biasanya mengecek latar belakang institusi atau personal melalui Google, itu yang menjadi concern Departemen KIM (Komunikasi, Informasi, Media) DPP LDII,” ujarnya.

Karena itu, menurut Rully, generasi muda harus melek media, teknologi digital dan juga mengenal kinerja LDII. “LDII tidak melulu urusan politik, organisasi juga membutuhkan kreativitas pemuda untuk publikasi dan dokumentasi. Dan ini juga menjadi ladang amal saleh yakni dakwah di media sosial,” jelasnya.

Lewat acara itu, Rully berharap, generasi muda bisa aktif memberikan sumbangsih dari sisi media sosial dan komunikasi digital. “Apalagi media sosial sudah sangat akrab dengan pemuda sekarang,” kata dia.

Dia juga berharap generasi muda Jakarta berkembang, menciptakan lingkungan positif yang sesuai style generasi muda. “Ciptakan circle pemuda yang bisa membawa pada kebaikan,” ujarnya.

Senada dengan Rully, fotografer yang juga narasumber hari itu, BK Awangga mengatakan, ia mengapresiasi kegiatan pembinaan generasi muda tersebut. Generus LDII perlu terus menggali potensi dan belajar lebih banyak tidak hanya satu skill.

“Fotografi misalnya, dari sana kita bisa mengembangkan diri, adaptasi, dan kerjasama dengan komunikasi visual,” kata dia.

Sementara itu, narasumber yang juga wartawan koran Rakyat Merdeka Larasati Dyah Utami mengatakan, acara itu menjadi potensi generasi muda minat dan bakat pemuda. “Generasi muda bisa mendapat pandangan dalam karier baik di bidang fotografi, menulis, atau jurnalis. Selain itu juga memahami pakem media sosial dan bijak memanfaatkan,” kata dia.

Karenanya dengan acara itu, selanjutnya peserta diharapkan mampu menemukan potensi minat dan bakat, serta meningkatkan kontribusi, karya, dan komunikasi dengan LDII.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here