JAKARTA – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai kegiatan akhir tahun di wilayah Cempaka Putih. Pimpinan Cabang (PC) LDII Cempaka Putih berkolaborasi dengan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Annaafi’u sukses menggelar “Asrama Akhir Tahun Caberawit”. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk membekali generasi penerus dengan ilmu agama dan kemandirian sebelum menyongsong Indonesia Emas 2045 dan Jakarta kota global.
Acara yang diikuti oleh puluhan peserta didik usia dini hingga pra-remaja (Caberawit) ini tidak hanya diisi dengan pengajian, namun juga berbagai kegiatan bonding, pembinaan karakter, dan kemandirian.
Ketua PC LDII Cempaka Putih, Arif Maulana, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen organisasi dalam menjaga kualitas generasi penerus di tengah gempuran era digital.
“Akhir tahun bukan sekadar waktu liburan, tapi momen emas untuk recharge keimanan anak-anak kita. Melalui asrama ini, kami ingin memastikan generasi penerus memiliki fondasi ‘Tri Sukses’ yang kuat: Alim-faqih dalam agama, berakhlakul karimah dalam perilaku, dan mandiri dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Arif Maulana di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala TPQ Annaafi’u, Ardian Fauzianto, menjelaskan bahwa konsep asrama kali ini dikemas dengan metode yang menyenangkan (fun learning) agar anak-anak merasa betah dan materi dapat terserap maksimal.
“Kami mendesain asrama ini agar tidak kaku. Ada sesi hafalan, ada sesi praktik ibadah, tapi juga ada games. Tujuannya agar anak-anak merasakan bahwa menimba ilmu pengajian dan menerapkan karakter luhur itu baik dan menyenangkan jika sudah dipahami dan dijalani” ungkap Ardian.
Selama kegiatan berlangsung, para caberawit terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara caberawit (murid), guru, dan orang tua. Kolaborasi solid antara pengurus PC LDII dan tenaga pendidik TPQ Annaafi’u ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mencetak insan profesional religius di masa depan. (Thoyib A.)








