Jakarta (20/10). Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Jakarta Barat, Depika Romadi resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) VIII DPD LDII Kota Jakarta Barat yang digelar di Ruang Ali Sadikin, Kantor Walikota Jakarta Barat, Selasa (20/10/2026). Perhelatan strategis ini mengusung tema “Memantapkan Sinergi dan Kolaborasi Inklusif Menuju Jakarta Barat yang Harmonis”.Hadir mewakili Walikota Jakarta Barat, Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Depika Romadi menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi aktif LDII dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga toleransi antarumat beragama di Jakarta Barat.“Ternyata LDII sudah melakukan program yang sangat luar biasa. Komitmen LDII untuk memberikan kontribusi untuk negeri itu sangat luar biasa. Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi peran serta kolaborasi LDII selama ini,” ujar Depika.Depika berharap melalui Musda VIII ini, DPD LDII Kota Jakarta Barat dapat terus memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniah, dan ukhuwah basyariah. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan tatanan masyarakat Jakarta Barat yang aman, kondusif, dan sejahtera.Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Jakarta Barat, Jasa Darmawan, menjelaskan bahwa Musda VIII menjadi momentum penting bagi regenerasi kepemimpinan organisasi untuk masa bakti 2026–2031. Ia menegaskan LDII konsisten menjalankan Delapan Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa, khususnya fokus pada pembentukan SDM yang religius dan berkarakter luhur.“LDII hadir untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat, membangun Kota Jakarta Barat yang religius, rukun, dan berkarakter luhur,” tegas Jasa.Selama periode berjalan, LDII Jakarta Barat telah mengimplementasikan berbagai program berdampak, seperti Sekolah Kebangsaan Virtual, pembinaan keagamaan berjenjang usia, kerja bakti, bakti sosial kesehatan, hingga pendistribusian daging kurban secara meluas kepada masyarakat.Senada dengan hal tersebut, Ketua DPW LDII DKI Jakarta, Imam Bashori, menekankan bahwa program kerja organisasi harus selaras dengan kebijakan pemerintah daerah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.“LDII tidak bekerja sendiri. Kehadiran LDII diharapkan bisa menjembatani dan bersama-sama membangun Indonesia ke depan agar lebih baik. Kami mengedepankan prinsip musyawarah mufakat dan kolektif kolegial dalam menentukan arah kepemimpinan,” ungkap Imam.Agenda yang diikuti sekitar 150 peserta dari tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Jakarta Barat ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua MUI Jakarta Barat, Ketua PD Muhammadiyah, FKUB, serta tokoh agama setempat. Fasilitas tempat yang disediakan oleh Pemkot Jakarta Barat di Kantor Walikota turut menjadi simbol sinergi yang kokoh antara pemerintah dan ormas keagamaan.[ANR]







