Jakarta (22/10). Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momen penting untuk mengenang kontribusi santri dan ulama dalam sejarah bangsa, sekaligus mempertegas peran pesantren dalam mencetak generasi berakhlak mulia, mandiri, dan cinta Tanah Air. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD LDII Jakarta Pusat, Aris Triarso, pada Kamis (22/10/2026).

“Santri masa kini tidak hanya berkontribusi melalui dakwah dan pengabdian keagamaan, tetapi juga harus aktif dalam bidang pendidikan, teknologi, kegiatan sosial, pelestarian lingkungan, hingga penguatan ekonomi masyarakat,” ucap Aris.

Ia menegaskan, strategi pembinaan generasi penerus di LDII berfokus pada pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional religius melalui konsep “Tri Sukses Generus”.

Konsep ini mencakup tiga pilar utama, penguatan ilmu agama (alim-faqih), pembentukan akhlakul karimah yang diinternalisasikan melalui 29 Karakter Luhur, serta penguatan kemandirian.

Menurutnya, pendidikan agama harus beriringan dengan pendidikan formal, keterampilan praktis, dan pengenalan teknologi agar santri siap menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha secara mandiri.

Menghadapi era digital dan dinamika sosio-ekonomi, LDII mendorong santri untuk terus adaptif tanpa kehilangan jati diri agama. Melalui semangat “jihad digital”, santri diajak memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menyebarkan dakwah yang menyejukkan, menguasai keterampilan masa depan, serta menggerakkan kewirausahaan. Langkah ini dipandang sangat krusial agar para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang religius, mandiri, dan berdaya saing dalam mengawal visi Indonesia Emas 2045.

Mengakhiri pesannya, Aris Triarso mengajak seluruh santri di Indonesia untuk terus belajar, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dengan memadukan kecintaan pada agama dan Tanah Air, santri yang alim-fakih, berakhlak luhur, dan mandiri diharapkan menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan nasional serta mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berkarakter.[ANR]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here