Jakarta Pusat (31/12) – Malam pergantian tahun selalu disambut oleh masyarakat luas dengan gegap gempita. Sudah jamak momentum tersebut menjadi ajang pesta pora dan hura-hura, bahkan cenderung boros, mubadzir dan mengarah pada perbuatan maksiat yang dilarang oleh Allah SWT.
Hal tersebut menjadi keprihatinan bagi jajaran pengurus PC LDII Kecamatan Senen, bahwa perlu adanya upaya maksimal agar umat tidak terjebak dalam situasi tersebut, khususnya bagi para remaja untuk mencegah dekadensi moral.
“Kita memfasilitasi kegiatan pengajian akhir tahun bagi para remaja, format pengajian berasal dari inisiatif para remaja itu sendiri, selama kegiatannya positif dan tidak keluar dari koridor ajaran agama Islam, pasti kita dukung”, pungkas H. Arie Saputra selaku Ketua PC LDII Kecamatan Senen.
Lebih lanjut, H. Arie Saputra menyampaikan bahwa pengajian akhir tahun ini tidak bertujuan untuk merayakan malam pergantian tahun, melainkan sebagai forum memperdalam ilmu agama untuk bekal dan tameng para remaja dari pengaruh negatif.
Pengajian akhir tahun yang diselenggarakan oleh PC LDII Kecamatan Senen ini dilaksanakan pada Sabtu, 31 Desember 2022 di Masjid Al-Firdaus, Senen, Jakarta Pusat dengan tema “Menjadi Generus Tri Sukses yang Tangguh di Akhir Zaman”.
Pengajian dihadiri oleh 40 orang remaja putra dan putri serta para Pembina dan Pengurus PC LDII Kecamatan Senen.
Pembina PC LDII Senen, H. Achmad Sugandi berkesempatan memberikan nasehat pada pengajian tersebut, beliau menyampaikan bahwa para remaja harus menjadi generasi yang alim dan faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri, serta mengingatkan bahwa tujuan manusia diciptakan adalah untuk beribadah sehingga ibadah kepada Allah harus menjadi prioritas utama. “Manfaatkan masa mudamu dengan baik, sebelum datang masa tuamu”, ujar H. Achmad Sugandi.
Pada pengajian tersebut juga disampaikan materi kajian tematik yang diambil dari Al-Quran dan Al-Hadits dengan topik “mencintai, menghormati, dan mengasihi”. Secara garis besar materi tersebut mengulas kewajiban manusia untuk saling menghormati dan menyayangi, yaitu hormat kepada yang lebih tua dan sayang kepada yang lebih muda dengan saling menjaga lisan dan perasaan, serta menghargai orang lain.
Selain itu, sebagai variasi disela-sela pengajian juga diselingi dengan game edukasi, tanya jawab seputar permasalahan remaja, berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta BBQ dinner. “Para remaja juga kita ajak untuk sholat dan doa malam serta sholat subuh berjamaah”, tambah Firman, selaku ketua pelaksana.
Kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan PC LDII Kecamatan Senen dan selaras dengan instruksi DPP dan DPD LDII. Harapannya, remaja tertarik untuk datang ke masjid dan tidak keluyuran pada malam pergantian tahun. Meski sempat gerimis tipis dan cuaca dingin, alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan sukses. “Saya senang dan gak nyesel ikut acara ini, ambience acaranya tuh positif banget, seru, dan menarik”, ungkap Sulthon, salah satu peserta pengajian dari Bungur.





